Medical Speciality Aptitude Test

Monday, June 1, 2009
buat teman-teman yang belum nyobain. Cobalah!! escpecially for those wanna be doctors. terutama mahasiswa kedokteran yang bingung masa depannay mau gimana? cocoknya masuk spesilis apa? its really simple klik www.med-ed.virginia.edu/specialties/TestStructure.cfm

kita tinggal ngisi jawaban dengan kecenderungan sifat kita gimana. dont worry its totally not about med stuff. its easy and satisfying. i cant guarentee is 100% right, but at least you'l get a picture of yourself..as for me, it said that i'll be a great surgeon someday.. amiin

World's Anti - Tobacco Day


tanggal 31 Mei dunia memperingati hari anti-tobacco = anti-rokok = anti-asap pencemar lingkungan = anti-peracunan sel-sel tubuh = anti-toxin... dst...


bukan gosip lagi banyaknya racuun yang ditimbulkan rokok.. but then, it doesnt really matter how much we know, what matter is what we choose... why do people is so anti-smoking, i geuss its because they know the effect it does (which is not positive) and most of all because they CARE.. please dont get us wrong..


3 Bulan Beramanahkan Sekjen

Friday, May 15, 2009

" ..FK UNPADku, kampusku, rumahku, laboratori kehidupanku, syukurku.."

Entah apa yang terlintas dalam benak nada saat nada menyatakan diri siap menjadi SEKJEN..Kalau dipikir – pikir ada juga sih precipitating faktornya..

tanggal 5 November 2008. Barack Obama baru saja memenangkan pemilu amerika serikat dan memberikan pidato pertamanya di hadapan ribuan tim sukses Obama. Dan menurut nada, it was the best speech ever!. Hal yang membuat nada terenyuh saat itu adalah: untuk bisa membuat suatu perubahan atau suatu langkah menuju a better future, tiap orang, tiap komponen yang ada di dalamnya harus berperan aktif. That each individual has their role. And for me it meant: berperan untuk FK UNPADku tercinta. Berperan untuk almamater…

Nada sekarang tingkat 3. Tak disangka amanah nada sebagai MAHAsiswa telah memberikan begitu banyak pembelajaran, begitu banyak loncatan dissipative, dan begitu banyak rasa syukur. Abah Iwan pernah mengatakan, masa kita menjadi MAHAsiswa itu hanya sebentar! 4 tahun tidaklah lama. Maka di waktu yang singkat ini kita harus mampu mengembangkan seluruh dimesi kehidupan kita. Hebat sekali bukan! Rasanya deg – degan kalau mengingat ini. Walaupun belum seluruh dimensi kehidupan nada tersentuh tapi rasanya begitu besar rasa terimakasih nada untuk FK UNPAD.

Yah kurang lebih inilah yang menjadi latar belakang nada memilih sekjen..sekedar rasa terimakasih. Subhanallah-nya pembelajaran yang nada dapatkan semenjak keputusan itu terus bertambah tiap harinya.

Sudah 3 bulan! masa sih? Rasanya sudah setahun! Hehe,,just kidding. Fuih..ternyata amanah ini berat juga ya. Ternyata begitu banyak yang harus disiapkan. Ternyata begitu banyak ilmu yang masih harus digali. Ternyata..ternyata..dan ternyata.. tiga bulan ini rasanya warna – warni dalam kehidupan nada makin dahsyat. Dan kata dahsyat tidak selamanya bagus. Ada kalanya semangat memuncak tajam dan sering pula jatuh sejatuh-jatuhnya. Ada waktunya untuk senyum manis, senyum wibawa, cekakak-cekikik, tegas,,,tapi ada waktunya juga untuk air mata dan pasrah. Ada kalanya ingin mengeluh tapi juga sangat bersyukur. Entahlah, begitu banyak hal yang campur aduk dalam hati nada.

Awal kepengurusan tidaklah mudah. Adaptasi terhadap timbunan rapat, dekanat, Learning Issue, belajar kelompok, amanah lain, dan keluarga masih ambrul-adul (=kacau). Janji – janji kecil masih sering terlewat, kerjaan masih tertunda, tutorial mengawang-ngawang, lab mengantuk, dan masih banyak lagi. (P.S untuk yang merasakan dampaknya maafkan nada ya!)

Suatu hari di kelompok mentoring, kami membahas tentang dimensi -dimensi seorang muslim. Teh moi (biasa dipanggil Bang M) menceritakan sesuatu tentang IKHLAS..yup keikhlasan. Ternyata yang selama ini yang sedang nada pelajari adalah kata ikhlas. Dan untuk menjadi seorang yang sungguh – sungguh ikhlas itu ada seninya loh, ada ilmunya. (bisa ditanyakan langsung pada Bang M dan ade-ade mentornya)

Dan akhirnya kesimpulan yang nada pelajari selama 3 bulan ini: NIKMATIN AJA! (wujud ikhlas) Yup itu dia kata kuncinya..NIKMATIN AJA! karena ketiban tugas yang sebejimbun apapun, kebahagiaan masih banyak, rasa syukur, rasa bahagia, semua itu masih terhampar luas. Itu semua pintar – pintarnya kita memutuskan. Karena kebahagiaan pun pilihan.

Sekian..sedikit ekspresi dari seorang nada.

(Hehehe ko paragrafnya ga nyambung ya? Maklum masih belajar menulis dengan baik.)

abah iwan: bunga


bunga itu hadir dan mengambil bagiannya di alam semesta.
dan layaknya segala penciptaan, bunga itu kan mati..

kehadirannya yang sesaat mengajarkan kita tentang kesempurnaan dan kemegahan.

" bunga itu hidup dan mati, tapi ketakjubannya setara dengan bintang - bintang di angkasa"
-abah iwan-

met nikmatin dunia perkuliahan

Aduh gawat..mulai nih semangat2 penuh idealisme nada..
Nada pernah nulis gini di akhir tahun pertama kuliah..

bukannya nada sendiri yang bilang dunia kemahasiswaan adalah tempat berekspresi sepuasnya? silahkan kamu teriak sepuas-puasnya buatlah kesalahan sebanyak-banyak toh g akan dipecat, g ada yang motong gaji kamu, g ada yang minta pembuktian diri kamu. Maka hadapilah! Jalanilah dan ekspresikan semua jeritan itu, silahkan sebebas-bebasnya dan jangan pernah takut salah karena bukan itu initinya.

Inti kita berusaha bukan untuk meraih kemenangan dan merasakan indahnya keberhasilan. Bukan itu. Inti kita berusaha adalah merasakan setiap momen kesusahan, menikmati setiap totalitas diri kita, intinya adalah menjalani proses untuk mengumpulkan kepingan mozaic kehidupan yang penuh arti. Silahkan kalau kamu menang! Terimalah karena kau memang pantas mendapatkannya. Terima pula kalau kamu kalah toh kamu tidak gagal, kamu tetap berjuang, karena setiap kekalahan hanya akan memberikan bekal untuk menang di pertempuran yang berikutnya.

layaknya sebuah kalimat bijak.. “kadangkala kita menang, kadang kala kita belajar..”

this was made by my best friend azel..

Seberapa jauh kita siap untuk menderita
Seberapa jauh kita siap untuk bersabar
Seberapa besar tekad kita unutk gagal lau bangkit kembali
Seberapa dalam kita bisa menahan ego kita
Seberapa kita dapat bertahan saat dalam seolah tiada lagi
harapan
Seberapa kuat kita bertahan menghadapi segala rintangan

itulah harga yang harus dibayar untuk menggapai impian kita

met nikmatin dunia perkuliahan..

Bapak tua itu...

aku bahkan tak pernah tau namanya….seorang bapak tua. Tapi aku mungkin tak akan pernah melupakannya… aku memanggilnya “pak”, dan cukup satu kata itu, bisa membuat dia tersenyum, sebuah senyuman ikhlas penuh arti.

Bapak tua itu telah bekerja berpuluh-puluh tahun di rumah,depan rumahku.kulit wajahnya pu
n sudah keriput. Sehari-hari, Aku hanya melihat saat dia membuka pagar rumah, membersihkan selokan, memastikan tidak ada sampah di jalan. Dan dia pun selalu membantu rumah-rumah yang lain. bapak tua itu akan menutup pagar rumahku kalo terlihat sedikit saja terbuka, khawatir ada pencuri, atau sekedar mengusir pencuri mangga di halaman rumahku.

Tiap pagi sebelum sekolah aku akan bertemu dengannya, dan kami saling menatap dan tersenyum, lalu seperti biasa ku sapa “pak,,” dan dia akan menjawab “neng..” begitulah..hanya sebuah momen indah yang terkadang membuatku berpikir, apalah arti sebuah nama bila ada senyuman ikhlas. kemudian sepulang sekolah aku akan berpapasan dengan bapak tua itu dan sekali lagi aku menyapa “pak..” dengan nada yang sudah lelah dan cape,senyumanku pun tak selebar dan ceria tadi pagi, tapi bapa tua itu menjawab “neng..” dengan senyuman ikhlas yang sedikit pun tidak pudar dari sehari kerja..

bapak tua itu…sangat kami kenal,, sangat kami sayangi,,,

Mungkin dia tak pernah punya gelar sarjana,dokter, dll. bahkan mungkin dia tak pernah punya kesempatan untuk belajar di sekolah layaknya anak-anak lain. Tapi bapak tua itu..tau tentang arti sebuah senyuman, bapak tua itu paham tentang kerja tanpa pamrih ataupun mengeluh, bapak tua itu mengerti tentang pengorbanan dan keikhlasan, tentang keluarga…

seorang bapak tua, yang kami semua cintai dan sayangi..

mungkin tak satupun dari kami tau namanya, namun tak satupun dari kami yang tak mengenal senyumnya.. sebuah pribadi luar biasa, yang jarang ditemukan di jaman seperti ini, seorang manusia luar biasa yang mungkin tak terekam di lembaran sejarah manusia. Seorang pekerja? Membersihkan sampah dan selokan? Menutup pagar? Buku sejarah mana yang mau mencatat prestasi seperti itu?

Walau begitu..bapak tua itu telah terekam kuat dalam sejarah kehidupan kami, senyum ikhlasnya akan terukir di hati tiap orang yang pernah menemuinya.. pribadinya akan menjadi teladan kami.


Lalu pada suatu malam, bapak tua itu meninggalkan kami, kembali ke sisi pencipta-Nya, meninggalkan kami dengan kesedihan, kehilangan, dan keinginan untuk melihat senyum ikhlasnya satu kali lagi…dan aku di sini, hanya bisa menangis dan berdoa semoga Allah ridho dan sayang padanya, karena kami pun menyayanginya…
Bapak tua itu….

Setelah semua itu, yang tersisa hanyalah sebuah renungan akan apa yang sebenarnya paling penting di dunia ini..menyisakan sebuah renungan akan waktu yang terbatas, akan ajal yang pasti.


Jika suatu hari, detik-detik kehidupan kita akhirnya terhenti.. mungkinkah hidup kita pun terukir dalam hati orang-orang yang kita cintai?..
Seperti bapak tua itu,yang hanya dengan sebuah senyuman..namun keikhlasannya memberikan warna pada dunia.

_ sedikit renungan akan sebuah momentum kehidupan yang terbatas_

Hukum Kekekalan Energi

There was this great concept (i heard before, in a training once)

Energi itu g mungkin bisa dihilangkan dan hanya bisa diubah bentuknya, atau berubah tempat. And guess what ladys and gents.. our thoughts are motion energy. Every single thing, ide, gagasan hebat yang muncul dari otak-otak Homo sapiens mengandung jutaan Giga byte energi yang akhirnya terserap untuk disimpan semesta.

Wow keren g sih, kenyataan bahwa nafas pertama kita di dunia yang mungkin kita pun g pernah ingat, telah tercetak semesta. Keren banged g sih,, memahami bahwa "langit dan bumi bersaksi" adalah suatu hal yang pasti, dan bisa dibuktikan oleh pemikiran fisika.

Apa yang dirasakan bumi tentang nada y? Jadi penasaran sejarah hidup apa yang bisa nada banggakan dan terekam oleh langit. Mungkinkah jutaan bintang yang berpencar adalah kumpulan energi orang-orang yang telah terdahulu meninggalkan kita? Betapa dahsyatnya Allah menciptakan kehidupan. Lengkap dengan alam semesta yang luasnya tak terkira. Allah bahkan menciptakan sebuah kesempurnaan bahwa energi tak mungkin dapat di hilangkan.

Terus tau g layaknya magnet utara dan selatan selatan, atau layakanya katoda dan anoda yang saling tarik menarik. Begitu juga manusia. Kita tiap hari memancarkan energi. Tapi bedanya apa? Semua energi positif yang kita pancarkan akan di balas oleh energi positif dari lingkungan kita. Tau kan kata-kata isaac newton.. that in every action there is a reaction. In human language this is called : Laws of Attraction. And this law operates in every moment of our life.

Just think about it, g tau kenapa kalau kita bangun dalam keadaan ceria, makin siang hati kita makin gembira, hari kita makin hebat dan menyenangkan, kaya yang.."ko semua uda disetel agar aku senang?" The same as when you wake up in a bad mood, all your day is gonna get worse. And this happens bukan cuman gara-gara lo ngeliat dunia dalam kacamata jelek abis, tapi karena each action of negativity, will be paid by a negative reaction.

Ouch! Kebayang g? marah sama sekitar kita, dan balasannya orang di sekitar kita jadi g nyaman dekat kita, dan ternyata tanpa kita sadari pada momen itu semesta pun memusuhi kita.

Mungkin, cara yang terbaik untuk ngilangin bad mood, cobalah datangi kumpulan orang bahagia, dan pura-puralah bahagia, paling g walaupun kita pura-pura, kita bakalan kecipratan energi positif orang lain. Ya ngga? Layaknya cahaya bulan yang hanya memantulkan sinar di air yang tenang,,

So..SMILE!!

Thursday, May 14, 2009
I’m happy today..actually I’ve been Happy these few days. i watched a great documentary two days a go, its called THE SECRET i guess all of you have heard about it. one of the person there said that when you have applied the secret of our universe, you will understand that your state of emotion, your happiness, is controlled by you. no matter what or how hard your surroundings can be. it is your state of mind that makes you happy or not. when you fully understand that, you will also understand that you dont require certain people, certain events, certain act to make you happy..

I’ve heard this thousands of times before : Happiness is a choice. but I’ve never consistently applied it with my life. so now I’m on my process… this is what my best friend,windy, likes to say :

kebahagiaan adalah pilihan mutlak kehidupan

so all of you out there, if your reading this, i hope you fully undertand that every second of happiness counts. life can be hard or may even be cruel sometimes, but you can always choose to face it with a smile. Beause either way you will have to face it eventually. its just that, even for a second, one smile one pure feeling of happiness can change more than a lot..

try it..you’ll get what i mean

-a happy med student-

Terjebak dalam Irasionalitas

entah kapan terakhir kali sifatku yang seperti ini timbul
siapakah ia? Aku tak mengenalnya, tepatnya aku berharap tak mengenalnya
sebuah sisi dalam hidupku yang coba kuhindari karena belum mampu aku pegang kendali
haruskah seperti ini? hatiku resah, ekspresi wajahku datar,,

bingung akan topeng apa yang perlu kupasang kali ini

apa yang kutunggu?
bergulirnya waktu?
memangnya apa yang kuharap?
entahlah..

aku terjebak..
dalam duniaku, alam pikiranku
sampai akhirnya aku berhenti berselaras dengan dunia nyata
bahkan dunia maya tak mengerti bahasaku kini

dikala waktu berjalan sebagaimana adanya, aku terjebak dalam satu saat
hanya satu saat, begini..dan terus begini..
dalam alam pikiran tidak rasional,
dalam dunia tanpa cinta hanya hampa
dalam hati tanpa rasa hanya sekedar ada

hampa..hening..sepi..sendu..
tak kutemukan kata semangat dalam jebakan dunia ini

tak pula senyum saat kutatap cermin itu
yang ada hanyalah titik - titik..

titik tak menentu tanpa arti

sampai terus kuhindar
sampai terus kuterjebak
aku cape!

dia bukan aku, aku lebih hebat dari itu
penciptaanku lebih sempurna dari itu
sejarahku..impian masa depanku..semua terlalu megah untuk dirinya

namun kenapa? ketidakmampuanku bersanding dengannya telah membuatnya marah dan berperang dengan batinku
padahal..
jika kuputuskan untuk berdamai mungkin tak akan seperti ini
jika kuluaskan definisi akan kedewasaanku mungkin waktuku tak perlu ia curi
jika keberhenti emosi akan ocehannya mungkin hatikku takkan tumpul

sudah tahu begitu kenapa tetap saja diriku seperti ini?
sudah tahu akan jatuh kenapa tak meronta naik?
sudah tahu akan terjerat kenapa tak ada daya untuk putus
kan talinya?
entahlah..aku bingung

bergemelut dengan dunia tanpa dunia
dalam keautisan yang tak perlu
dalam kehampaan tanpa alasan
aku terjebak..dalam irasionalitas

mungkin sudah waktunya berdamai
mungkin sudah waktunya berhenti menghela dan mulai beranjak
sudahlah..
sebentar lagi dunia nyata memanggil
aku harus bersiap - siap